Ini Cara Efektif Atasi ASI Seret

banyak ibu yang bingung ketika tiba-tiba ASInya mendadak seret atau bahkan tidak keluar, bahkan berujung pada stres. Alih-alih makin lancar, ASI justru makin seret, kasihan deh si dedek.

Sebenarnya prinsip ASI supaya lancar itu ada pada LDR. LDR ini dipengaruhi banget sama hormon oksitosin, kalo oksitosin meningkat maka LDR akan terjadi dengan baik. Nah, hormon oksitosin dipengaruhi banget sama kondisi emosi si ibu, senang bikin oksitosin meningkat dan sebaliknya. kalau ibu happy ASI bisa lancar, dan sebaliknya jika ibu banyak pikiran maka ASI jadi susah keluar. Nah, sangat mungkin ASI, meski sedikit bisa keluar tanpa kita perah/pompa, keluarnya ini karena terjadi LDR tadi.

Ini beberapa tips supaya ASI bisa terus mengalir deras. cekidot!

  1. Susui sesering mungkin. Susui maksimal 2 jam sekali. Supply ASI = Demand. Semakin sering menyusui semakin banyak kuantitas ASI. Bersabarlah dalam minggu-minggu pertama. Setidaknya dalam sehari 8-12 kali menyusui. Jika ibu bekerja ASI bisa sesering mungkin diperah. Menyusui langsung pada payudara merangsang hormon prolaktin dan oksitosin bekerja. Susui bayi selama 30 menit, bisa dibagi 15 menit pertama payudara satu, dan 15 menit lagi untuk payudara yang lain.
  2. Pastikan perlekatan bayi pada payudara sudah benar. Duduklah dengan nyaman. Saat bayi menyusu pastikan seluruh areola berada dalam mulut bayi, dagu bayi menyentuh payudara.
  3. Jaga asupan nutrisi. Ibu menyusui membutuhkan ekstra kalori 300-500 kalori daripada biasanya. Penuhi Pedoman Umum Gizi Seimbang.
  4.  Minum yang cukup! Setidaknya ibu mendapat cairan 8 gelas sehari. Sediakan air minum di dekat Anda menyusui.
  5. Relaks jauhi stres. Lakukan olah raga ringan. Kontrollah emosi anda, hindari stress sejauh mungkin. Ibu perlu relaksasi. Istirahat yang cukup, manfaatkan waktu saat bayi Anda tidur. Stres dapat mengurangi kuantitas ASI. Tebal kuping terhadap mitos seputar menyusui. Percaya diri ASI akan melimpah!
  6. Jauhi rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang.
  7. Minum ASI Booster Tea untuk meningkatkan kuantitas ASI. ASI booster tea merupakan galactagogue yang  terbuat dari herbal. Sudah terbukti dapat meningkatkan ASI dalam beberapa jam pemakaian.

rangsangan paling sempurna memang ada pada hisapan bayi ketika menyusui,perah tangan juga kasih rangsangan yg baik pada payudara. selamat menyusui!!

Informasi seputar menyusui dan pelancar ASI follow twitter @sumberinfo_ASI dan klik http://www.asi.web.id

Gini cara bawa ASIP (ASI Perahan) dalam Pesawat Terbang

Ketika ibu yang sedang menyusui ingin melakukan perjalanan dengan pesawat terbang sambil membawa ASI perah, ada aturannya. Tidak perlu khawatir, ASI perah masih tetap bisa dibawa, asal mengikuti aturan.

Aturan di pesawat
1. Aturan penerbangan internasional membatasi penumpang membawa cairan, yaitu  tidak boleh lebih dari 3 ounces atau sekitar 90 mililiter. Namun untuk ASI, ternyata aturannya berbeda. Amerika Serikat melalui TSA (Transportation Security Administration atau Badan Keamanan Transportasi), menerbitkan aturan:
  • Ibu yang terbang dengan atau tanpa anak dibolehkan membawa ASI/susu formula/jus dalam jumlah lebih dari 90 mililiter, asal dilaporkan dulu (declared) di pabean.
  • ASI maupun susu formula boleh dibawa di tas jinjing atau tas lainnya. Prosedur pemeriksaannya sama dengan barang-barang lain, yaitu melalui pemeriksaan sinar X, pabean dan boleh dibawa ke kabin. Anda dan anak tidak akan diminta untuk mengetes ASI atau susu formula.  
  • Pisahkan ASI atau susu formula tersebut dari cairan lain (gel, aerosol, cairan). Simpan di dalam tas berukuran 1 liter yang memiliki ritsleting di bagian atas.
2. Aturan maskapai Nasional. Berdasarkan peraturan Dirjen Perhubungan Udara nomor SKEP/43/III/2007 tentang Penanganan Cairan, Aerosol dan Gel (Liquid, Aerosol, Gel) yang dibawa penumpang ke dalam kabin pesawat udara pada penerbangan internasional, tersebut dalam pasal 3 ayat 2 bahwa obat-obatan medis, makanan/minuman/susu bayi dan makanan/minuman penumpang untuk program diet khusus tidak usah diperlakukan seperti membawa cairan, aerosol dan gel (harus dimasukkan ke satu kantong plastik transparan ukuran 30 cm x 40 cm dengan kapasitas cairan maksimum 1.000 ml atau 1 satu liter dan disegel). Jadi, silakan membawa ASI perah ke dalam kabin tanpa dibatasi.
3. Laporkan juga ice pack di dalam cooler box ke petugas pabean saat check-in. Bila ice-pack tidak boleh dibawa, karena kemungkinan akan mencair setelah lewat batas waktu, sampaikan ke petugas pabean atau kru pesawat Anda akan menitipkan ASI perah di lemari pendingin pesawat.

Teknik memerah dan membawa ASI perah di dalam pesawat. Selain aturan-aturan membawa ASI dalam pesawat terbang, Anda perlu perhatikan juga teknik memerah ASI di dalam pesawat atau menyimpan ASI perah dalam kabin.

  • Simpan ASI perah di cooler box dengan beberapa ice pack untuk menjaga ketahanan ASI selama kurang lebih 6-7 jam atau tergantung lama perjalanan.
  • Bila tidak membawa ice pack, titipkan ASI perah di lemari pendingin di kabin.
  • Jika harus memerah ASI di pesawat, sampaikan ke awak kabin, mungkin mereka bisa membantu Anda dengan memberi deretan kursi yang kosong. Gunakan apron menyusui, permisi kepada penumpang di sebelah dan lakukan prosedur memerah ASI seperti biasa (cuci tangan, dan lain-lain).

Nah, sudah siap terbang Bunda? (ayahbundacoid)

informasi tentang menyusui dan pelancar ASI klik http://www.asi.web.id | belanja ibu & bayi klik http://www.fastmobilepoint.com
simak sharing ilmu juga yuks! follow twitter @sumberinfo_ASI

3 prinsip manajemen ASIP efektif untuk Ibu sibuk!

  • Mobilitas kerja tinggi. Atasi dengan bagi jam makan siang ke dalam dua waktu:  untuk makan dan untuk memerah. Cara lain, manfaatkan waktu dalam perjalanan dengan memerah di mobil.
  • Sering dinas ke luar kota/negeri. Produksi “pabrik susu” bisa menurun karena ASI jarang dikeluarkan. Bahaya lainnya adalah bayi kehabisan stock ASI perah! Atasi dengan bawa bayi dan pengasuhnya ke tempat dinas. Bila tak mungkin, stock sebanyak-banyaknya ASI dan perah ASI 3-4 kali sehari di tempat tugas. Siapkan back up ASI dari bank ASI.
  • Tidak ada ruang laktasi di kantor. Atasi dengan gunakan ruang rapat kosong atau memerah di mobil pribadi. Jangan lupa pasang tirai, nyalakan AC dan buka jendela sedikit.
informasi tentang menyusui dan pelancar ASI klik http://www.asi.web.id | belanja ibu & bayi klik http://www.fastmobilepoint.com
simak sharing ilmu juga yuks! follow twitter @sumberinfo_ASI

Manajemen ASIP (Air Susu Ibu Perahan)

Memompa atau memerah ASI emang ga bisa terlepas dari kegiatan menyusui, karenanya penting untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan, mencairkan dan menghangatkan ASI hingga siap saji. Faktanya banyak yang masih pada bingung gimana aturan mengenai Manajemen ASIP ini, sementara informasi tentang itu sesungguhnya mudah didapat. Y U No Googliiiiing! Habis baca ini musti tambah pinter yak! Cekidooo..!

PRINSIP ASIP Semakin dingin maka semakin lama juga ASIP dapat disimpan Hindari peningkatan/penurunan suhu secara drastis. ASIP beku yang sudah mencair tidak boleh dibekukan lagi, ASIP yang sudah dihangatkan tidak boleh dihangatkan lagi Masukkan ke Freezer HANYA JIKA akan digunakan lebih dari 8 hari.

PENYIMPANAN ASIP (Daya Tahan)

ASI Baru Di Perah :

  • suhu kamar (16 – 29⁰ C), daya simpannya 3-4 jam (ideal) | 6-8 jam jika ruangan tempat pompa bersih.
  • Icepack/Coolbox (15⁰ C). daya simpannya 24 jam.

ASI Di Kulkas Bawah (letakkan dibagian belakang, jangan deket pintu) :

  • ASI baru diperah (0 – 4⁰ C). daya simpannya 48-72 jam (ideal) | 5-6 hari jika ruangan tempat pompa bersih. Jika ASI yang baru diperah lalu lupa dimasukkin kedalam kulkas (masih di suhu kamar/dari coolbox), daya simpannya bisa menurun.
  • ASI yang sudah mencair (0 – 4⁰ C). daya simpannya 24 jam

ASI Di Freezer (jangan dibekukan ulang, letakkan dibagian belakang, jangan deket pintu) :

  • Freezer (-17⁰ C). daya simpannya 6 bulan (ideal) sampai  12 bulan (boleh).

[Sumber: The Academy of Breastfeeding Medicine Protocol, 2010]

Catatan:
     1. Ini hanyalah panduan, sangat baik jika tetap memperpendek daya simpan untuk diberikan ke bayi
     2. Jika digunakan <8 hari sebaiknya tidak di freezer, karena anti-bakteri pada ASI lebih bertahan baik didalam kulkas bawah
     3. Karena Indonesia negara tropis, pada waktu-waktu tertentu suhu kamar bisa variasi antara 22-25⁰ C
     4. Bayi paling tau kondisi ASIP yang rusak, jika melebihi dari jam daya simpan sebaiknya tidak langsung dibuang, jika bau dan rasa masih normal boleh diberikan kepada bayi terlebih dahulu.
 
PAKAI APA SIMPANNYA?
Menurut Becky Flora, BSed, IBCLC, botol plastik yang BPA Free bisa dijadikan pilihan terbaik untuk penyimpanan di Kulkas Bawah karena sel darah putih (leukocytes) menempel pada botol kaca. Sementara, untuk penyimpanan di Freezer pilihan terbaik untuk menyimpan ASIP ada pada botol kaca karena lebih kuat dan sangat jarang bocor.
Beberapa pilihan yang baik untuk menyimpan ASIP adalah:
     1. Botol Kaca (sisa ASI cenderung tidak menempel pada botol kaca)
     2. Jika menggunakan botol plastik, pastikan yang BPA Free (bebas Bisphenol A)
     3. Sudah dicuci bersih (pakai air, sabun, dibilas, direbus dan dikeringkan) sebelum dipakai
     4. Jangan isi botol sampai penuh, sebaiknya sampai batas leher botol, karena ASI akan memuai
     5. Plastik ASIP dengan mutu baik
     6. Takaran ASIP dibotol sebaiknya antara 60 – 120ml (sesuai dengan kebiasaan banyaknya bayi minum, hal ini agar botol yang digunakan habis dalam sekali minum dan tidak ada sisa).
 
Catatan: Jangan gunakan plastik es yang biasa, karena pada beberapa jenis plastik dapat merusak nutrisi didalam ASIP
(sumber: llli.org)
 
MENCAIRKAN dan Menghangatkan ASIP
ASIP beku yang sudah dicairkan dapat disimpan di dalam kulkas bawah selama 24 jam. ASIP yang sudah dicairkan sebaiknya tidak dibekukan lagi karena akan merusak komposisi dan mengganggu aktifitas anti-bakteri yang terkandung didalam ASI.
 
Berikut adalah langkah-langkah mencairkan ASIP:
     1. ASIP beku di freezer pindahkan ke kulkas bawah pada malam sebelum digunakan
     2. Biasanya dalam 12 jam, ASIP yang sudah dipindahkan ke kulkas bawah akan mencair
 
Jika membutuhkan cara yang lebih cepat karena ga sempet cairkan dikulkas bisa coba cara ini:
     1. Cairkan dengan meng-aliri-nya dibawah keran air, atau
     2. Cara yang baik adalah dibawah air keran hangat yang suhunya naik secara perlahan, atau
     3. Rendam botol di mangkuk air hangat, jika air sudah dingin, ganti lagi dengan air hangat, begitu seterusnya hingga ASIP mencair, atau
     4. Bisa gunakan Bottle Warmer, naikkan suhu secara bertahap namun tidak boleh lebih dari 40⁰ C, komposisi ASI bisa rusak pada suhu  40⁰ C 
 
Cara Menghangatkan ASIP
Sebenarnya tidak ada aturan untuk menghangatkan ASIP. Selain karena kebiasaan saja untuk menyajikan secara hangat, mungkin juga karena ASI dari payudara memang selalu hangat pada suhu 37⁰ C. Boleh disajikan dingin jika memang bayi menyukainya. Penelitian juga menunjukkan bahwa temperatur ASIP yang diberikan tidak mempengaruhi pengosongan ASIP.
 
Setelah dicairkan, ASIP tidak boleh dibekukan kembali. ASIP yang sudah dihangatkan juga tidak boleh dihangatkan lagi. Pembekuan dan Penghangatan kembali dapat merubah komposisi ASI. (ayahasi.org)
 
informasi tentang menyusui dan pelancar ASI klik http://www.asi.web.id | belanja ibu & bayi klik http://www.fastmobilepoint.com
simak sharing ilmu juga yuks! follow twitter @sumberinfo_ASI

 

tips memperbanyak ASI

  1. Susui sesering mungkin. Susui maksimal 2 jam sekali. Supply ASI = Demand. Semakin sering menyusui semakin banyak kuantitas ASI. Bersabarlah dalam minggu-minggu pertama. Setidaknya dalam sehari 8-12 kali menyusui. Jika ibu bekerja ASI bisa sesering mungkin diperah. Menyusui langsung pada payudara merangsang hormon prolaktin dan oksitosin bekerja. Susui bayi selama 30 menit, bisa dibagi 15 menit pertama payudara satu, dan 15 menit lagi untuk payudara yang lain.
  2. Pastikan perlekatan bayi pada payudara sudah benar. Duduklah dengan nyaman. Saat bayi menyusu pastikan seluruh areola berada dalam mulut bayi, dagu bayi menyentuh payudara.
  3. Jaga asupan nutrisi. Ibu menyusui membutuhkan ekstra kalori 300-500 kalori daripada biasanya. Penuhi Pedoman Umum Gizi Seimbang.
  4.  Minum yang cukup! Setidaknya ibu mendapat cairan 8 gelas sehari. Sediakan air minum di dekat Anda menyusui.
  5. Relaks jauhi stres. Lakukan olah raga ringan. Kontrollah emosi anda, hindari stress sejauh mungkin. Ibu perlu relaksasi. Istirahat yang cukup, manfaatkan waktu saat bayi Anda tidur. Stres dapat mengurangi kuantitas ASI. Tebal kuping terhadap mitos seputar menyusui. Percaya diri ASI akan melimpah!
  6. Jauhi rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang.
  7. Minum ASI Booster Tea untuk meningkatkan kuantitas ASI.ASI booster tea merupakan galactagogue yang  terbuat dari herbal. Sudah terbukti dapat meningkatkan ASI dalam beberapa jam pemakaian.

tips supaya si kecil sehat, tidak mudah sakit

Dengan fisik prima dan daya tahan tubuh maksimal bikin kuman penyakit enggan mendekati balita. Caranya agar anak tak mudah sakit sebenarnya tidak sulit. Simak 6 kiat menjagakesehatan balita.
Jangan abaikan makan. Idealnya, batita mendapat asupan zat gizi seimbang agar mempunyai daya tahan tubuh yang cukup untuk menangkal penyakit. Hal ini bisa diperolehnya bila makanan mengandung ketiga golongan bahan makanan, yakni zat tenaga (karbohidrat dan lemak), zat pembangun (protein) dan zat pengatur (vitamin dan mineral). Komposisinya pun sebaiknya  50-70% karbohidrat, 20-30% lemak dan 10-15% protein. 

Susahnya, banyak juga balita yang picky eater, atau hanya suka makanan tertentu. Jangan khawatir, Anda bisa kok menyiasati balita yang suka pilih-pilih makanan. Kalau balita hanya suka mi, masukkan daging ayam, sayur sawi, timun, udang ke dalamnya, atau bentuk makanannya dalam bentuk yang menarik, seperti dibentuk seperti wajah orang. Pokoknya, buat balita seolah-olah tetap mengonsumsi makanan kegemarannya. 

Minum, pelepas dahaga. Selain makanan, jangan dilupakan asupan cairan buat batita. Sumber cairan penting adalah susu, jus buah dan air putih. Untuk susu, pilihlah yang sesuai usianya. Agar balita tidak keburu kenyang, berikan susu setelah balita makan. Setiap habis makan, berikan balita air putih dan sebagai selingan. Demikian juga jus, dapat diberikan sebagai selingan (snack) pada pagi dan sore hari. Ukuran pemberian per hari kira-kira susu sebanyak  2-3 gelas (@200 mililiter),  jus buah (120 mililiter), dan air  2-3 gelas.

Bersih di sana, bersih di sini.  Fisik prima tak hanya datang dari makanan. Kebersihan diri juga harus dijaga. Balita usia 2-3 tahun umumnya sudah bisa mencontoh orang lain. Untuk itu, biasakanlah batita untuk:

  • Mandi, sebaiknya 2 kali sehari. Biasakan balita untuk menyabuni seluruh tubuh, termasuk lipatan-lipatan tubuh. Selesai mandi, keringkanlah tubuhnya.
  • Gosok gigi, jumlah gigi batita sudah mulai banyak, jadi gunakan sikat gigi untuk membersihkan gigi. Jika batita sudah bisa berkumur, Anda boleh memberinya pasta gigi. Supaya batita mau sikat gigi, ajak ia sikat gigi bersama, batita biasanya senang meniru tingkah orangtuanya!
  • Cuci tangan. Ajari balita untuk cuci tangan dengan sabun setiap kali mau makan, sehabis makan, sehabis main di luar dan sehabis buang air. 
  • Cuci kaki. Biasakan batita mencuci kakinya setiap kali mau naik ke tempat tidur, sehabis bermain dan sehabis bepergian.
Ayo bergerak! Tak usah pusing kalau melihat balita aktif bergerak. Berlari, memanjat, dan sebagainya. Yang penting, Anda jangan lengah mengawasinya agar tidak terjadi hal yang membahayakan seperti tersengat listrik atau jatuh dari tangga.

Setiap hari, anak sebaiknya bergerak minimal 1 jam (jumlah akumulatif). Tapi, jangan berlebihan pula, misalnya sampai lebih dari 2 jam per hari. Bentuk aktivitasnya dapat bermacam-macam, misalnya berlari, bermain bola bersama orangtua, berayun-ayun, atau bergoyang-goyang mengikuti irama lagu. Manfaat yang bisa dipetik bagi kesehatan tubuh balita, antara lain:

  • Aliran darah menjadi lancar.
  • Membuat daya tahan tubuh lebih baik.
  • Mengurangi risiko kegemukan dan metabolisme tubuh jadi oke.
Istirahat. Balita yang memiliki gangguan tidur, dikhawatirkan proses pengeluaran hormonnya terganggu. Akibatnya, terjadi gangguan pertumbuhan, misalnya mengganggu pembentukan sistim kekebalan tubuh balita, proses belajar dan daya ingat. 

Untuk itu, biasakanlah balita tidur siang sekitar 1-2 jam. Misalnya, setelah makan siang. Kalau Anda ibu bekerja, minta bantuan pengasuh. Total dalam sehari, balita membutuhkan 12-14 jam waktu tidur.(ayahbunda)

 
Info seputar anak dan menyusui klik http://www.asi.web.id dan follow twitter @sumberinfo_asi

meski puting terbenam, wanita tetap bisa menyusui!

Detikcom – Bentuk dan ukuran payudara setiap perempuan memang berbeda. Ada perempuan yang memiliki kondisi puting payudara terbenam sehingga tidak percaya diri saat akan memberikan air susu ibu (ASI) kepada si buah hati. Tapi jangan khawatir, puting payudara yang terbenam masih bisa menyusui lho.

“Menyusui itu tidak pada puting, tapi aerola. Ibu bisa ‘memancing’ puting agar keluar sedikit saja dengan nipple puller, setelah itu biarkan bayi menghisapnya,” tutur dr. Edi Setiawan Tehuteru Sp. A(K), MHA, IBCLC dalam diskusi ‘Mitos dan Fakta Seputar ASI’ di Rumah Anyo, Jl Anggrek Nelli Murni, Slipi, Jakarta Barat, dan ditulis pada Rabu (13/11/2013).

“Sebab, bentuk dan ukuran payudara nggak pengaruh ke produksi ASI. Bentuk dan ukuran dipengaruhi komposisi lemak di payudara, kalau pabrik ASI-nya sih sama aja,” imbuh dr Edi.

Maka dari itu, semua ibu tak perlu khawatir dia tidak bisa menyusui. Apalagi, jika ibu bekerja, maka ia tetap bisa memerah ASI untuk anaknya. Caranya, jempol dan telunjuk diletakkan di perbatasan aerola, lalu tarik ke belakang, dan tekan, lalu lepas, begitu seterusnya. Nah, saat menyimpan ASI, sebaiknya menggunakan botol beling atau kantung khusus ASI.

Nanti, setelah ibu pulang kerja, maka sebaiknya susui anak secara langsung supaya bayi tetap mendapat antibodi dari ASI. Sebab, ASI yang dibekukan, antibodinya sudah mati dan hanya tinggal gizi atau komponen hidupnya saja yang tersisa.

“Saat memberi ASI perah pun sebaiknya jangan menggunakan dot, tapi gelas. Dengan gelas, bayi akan merasa lebih puas sebab ia ingin menyusu secara kontinyu. Kalau pakai dot bisa membuat dia bingung puting dan menimbulkan kerusakan gigi karena ASI-nya tidak langsung diminum melainkan disimpan dulu dalam mulut,” jelas dr Edi.

asam folat, kenali lebih dalam!

Kata asam folat tentu sudah tidak asing di telinga kita. Asam folat sangat berguna bagi bumil & bayi unt tumbuh kembang si kecil. Tapi, kenapa sih asam folat berguna banget?? Apa sih asam folat itu? Yuks kenali lebih dalam!
 
Apa sih asam folat itu? Asam folat adalah satu jenis vitamin B yang merupakan kunci perkembangan dan metabolisme sel. Folat merupakan kandungan alami dalam seluruh makanan, sementara folic acid adalah bentuk sintetisnya yang bisa Anda temukan dalam suplemen dan produk-produk yang sudah diperkaya.

Folat sebenarnya tergolong vitamin B yang larut dalam air dan cepat rusak bila terkena panas. Karena itu, dianjurkan tidak memasak bahan-bahan makanan yang mengandung asam folat terlalu lama atau menyeduhnya dengan air panas.

Fungsinya untuk tubuh. Bagi Anda yang sedang hamil atau berencana ingin hamil, mengonsumsi suplemen asam folat merupakan keharusan, karena pada masa kehamilan itu terjadi pertumbuhan sel-sel baru dan perawatannya. Asam folat juga dapat menurunkan risiko preeclampsia dan kelahiranprematur, serta mengurangi risiko cacat lahir hingga 50 – 70 persen. 

Kekurangan asam folat juga bisa mengakibatkan anemia dan masalah-masalah lainnya. Kekurangan asam folat biasanya terjadi pada orang-orang yang memiliki masalah pencernaan, ginjal, liver, atau mereka yang kecanduan alkohol. 

Tidak hanya penting semasa hamil, asam folat juga bermanfaat untuk beberapa kondisi seperti, penyakit jantung, kanker, sindrom rasa lelah yang teramat sangat, alzheimer, dan depresi. 

Sumber oke asam folat. Asam folat bisa Anda dapatkan dari makanan-makanan berikut:

  • Sayuran berhijau daun, seperti bayam, brokoli, dan kol.
  • Kacang kedelai, kacang kapri, dan tanamana kacang-kacangan lainnya.
  • Buah-buahan seperti lemon, pisang, dan melon.
  • Produk-produk yang sudah diperkaya, seperti pada roti, jus, dan sereal.
Sebenarnya, asam folat perlu diberikan sejak empat bulan sebelum kehamilan. Itu sebabnya mengapa kehamilansebenarnya harus direncanakan dan dipersiapkan sejak jauh-jauh hari.

Dan untuk takarannya, Departemen Kesehatan AS, merekomendasikan semua wanita untuk mengonsumsi asam sebesar 400 mikrogram per hari. Sementara bagi Anda yang sedang hamil, tentu kebutuhannya lebih tinggi lagi, yaitu 600 mikrogram per hari. Apalagi bagi ibu yang pernah melahirkanbayi cacat, harus mengonsumsi asam folat minimal 1-4 miligram per hari atau 10 kali dosis normal.

Konsumsi asam folat yang berlebihan kurang lebih tidak memiliki risiko yang berarti, karena zat ini larut dalam air. Namun, jika konsumsi asam folat terlalu berlebihan dapat menimbulkan efek seperti mual, kembung, gas, dan insomnia.

saat si kecil GTM (gerakan tutup mulut)

AKSI gerakan tutup mulut (GTM) pada bayi yang sudah mendapatkan Makanan Pendamping ASI (MPASI), pada prinsipnya wajar. Mungkin karena dia tidak suka dengan rasanya, cara pemberian makanannya, atau suasana saat dia sedang makan.

 
Namun begitu, toleransi waktu kewajaran bayi melakukan GTM setelah dia mendapatkan MPASI hanya berkisar 3 bulan, yaitu antara usia 6 sampai 9 bulan. Jika waktu GTM lebih dari itu, bisa jadi ada masalah yang membutuhkan penanganan tenaga medis. 
 
Berikut penjelasan dr. Jeanne Roos Tikoalu, SpA, IBCLC, dari RS. Puri Indah, Jakarta, sebagaimana dilansir Mom & Kiddie.
 
Perilaku GTM


Sikap yang ditunjukkan oleh bayi ketika mereka mengalami fase GTM, antara lain mengatupkan mulutnya rapat-rapat ketika disodorkan makanan, menghindar dengan menangis, menjerit, meronta-ronta. Atau melepeh makanan yang sudah ada di dalam mulutnya.
 
Penyebab GTM
 
1. Bayi belum tahu rasa makanan tersebut. Tapi tak perlu khawatir, ketika bayi masih mengonsumsi ASI eksklusif, esens rasa dari makanan/minuman yang Moms asup, akan sampai ke bayi melalui ASI, sehingga bayi pernah memiliki memori akan rasa tersebut. Itu sebabnya sewaktu Moms membuat MPASI, makanan yang disajikan jangan yang hambar atau tawar tanpa rasa.
 
2. Masih asing dengan tekstur makanan. Selama ini bayi hanya tahu makanan cair yang berasal dari ASI saja. Oleh karena itu, pada saatMoms memberikan makanan pertamanya pada usia 6-7 bulan, dianjurkan untuk memberikan bubur saring (bubur susu), dengan tekstur yang kental dan bertahap menjadi padat. Bila dari asupan cair langsung ke padat tentu bayi tidak akan menyukai dan akan mengalami kesulitan untuk mencernanya.
 
3. Waktu tidur bayi yang tidak teratur atau tidak sesuai. Terkadang orangtua tidak menyadari jika bayi tidur terlalu malam, dia akan terlambat bangun sehingga jam makan juga menjadi mundur atau tidak teratur. Akibatnya bayi melakukan GTM.
 
4. Terbiasa dengan makanan instan. Banyak orangtua saat ini yang mengandalkan makanan instan karena mereka sibuk dengan pekerjaannya. Bahkan asisten di rumah pun sering kali memilih menyajikan makanan hanya dengan makanan instan saja. Hal ini tentu akan membuat bayi tidak mau makan atau menolak jika dia diberi makanan yang bukan instan.
 
5. Terbiasa makan sambil jalan-jalan atau bermain. Jika Moms tidak mengajak bayi keluar, maka dia tidak mau makan. Untuk itu, biasakan si kecil untuk makan di satu tempat, pangku dia atau dudukkan di kursi makannya sambil bercerita atau melihat aktivitas di depannya.
 
Tip Atasi GTM
 
1. Ketahui jadwal makan, jenis dan tekstur makanan bayi saat akan memulai MPASI. Waktu makan pagi antara pukul 7-8 pagi, makan siang antara pukul 12-13 dan makan malam antara pukul 18-19. Jadi, selain untuk memenuhi pertumbuhan dan perkembangannya, pemberian makan bayi juga mengajarkannya waktu makan pagi-siang-malam. Berikan selingan 2 kali, yaitu pukul 10 dan jam 16.
 
Pada usia 6-7 bulan, Moms bisa memberinya bubur saring (bubur susu). Lalu, bertahap ke nasi tim saring saat usia 7-9 bulan. Kemudian nasi tim pada usia 9-11 bulan yang dilanjutkan dengan nasi lembek saat usia 11-12 bulan. Pada usia setahun dan selanjutnya, bayi bisa diberikan pola makan keluarga.
 
2. Dalam memberi makan, orangtua maupun pengasuh harus memiliki kesabaran dan kreativitas yang tinggi. Bisa dilakukan dengan mengajak bayi bercanda agar mau membuka mulutnya, misalnya “Ayo, ada pesawat mau masuk, buka mulutnya Dek.”
 
3. Batasi waktu pemberian makan pada bayi. Lambung manusia memiliki mekanisme pengaturan untuk waktu kosongnya. Saat lambung kosong, mekanisme sensasi lapar muncul dan bayi akan menunjukkan keinginannya untuk makan. Rentang waktu lambung kosong bayi antara 2-3 jam. Jadi bila Moms memberi bayi makan, usahakan membatasi waktu pemberian makan hanya sampai 1 jam saja sehingga pada waktu makan berikutnya sensasi lapar bayi sudah muncul kembali. 
 
4. Sebaiknya pemberian makan dilakukan oleh satu orang saja dan tidak bergantian. Sehingga kita bisa mempelajari perilaku bayi ketika disuapi, cara makannya maupun jenis makanan yang disenanginya. Selain itu, anak juga akan merasa percaya kepada yang memberinya makan. Sehingga selain terpenuhi rasa laparnya, bayi juga senang melakukan aktivitas makannya.
 
5. Cermat dalam membuat menu makanan agar anak tidak bosan dengan jenis makanan maupun cara penyajiannya. Apabila Momsmengalami kesulitan, konsultasikan pada ahli gizi untuk menciptakan variasi makanan bayi. Jangan cepat menyerah dengan kembali memberi ASI saja atau penggantinya (dalam hal ini susu formula).
 
6. Untuk para calon ibu, sebaiknya mengetahui sedini mungkin fase-fase apa saja yang akan dilewati ketika bayi mulai mengalami tahap pemberian MPASI. Hal ini untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya GTM.
 
7. Jika bayi melakukan GTM dan berlangsung sampai beberapa waktu lamanya, konsultasikan pada dokter.
 
Kekurangan Nutrisi
 
Ketika bayi melakukan GTM, berlanjut dalam waktu lama dan tidak dicari solusinya, akan menyebabkan tubuh bayi kekurangan nutrisi.
 
Salah satu tujuan memberi makan bayi adalah untuk memenuhi asupan kebutuhan badannya – dalam hal ini mikronutrien – yaitu vitamin, mineral, termasuk protein, karbohidrat, lemak dan lain-lain. Jika bayi kekurangan mikronutrien, salah satu dampaknya adalah daya kecap lidahnya akan terganggu.
 
Solusi tercepat yang sering dilakukan oleh para ibu bila bayi tidak mau makan adalah memberikan vitamin. Sebenarnya, vitamin dan mineral itu sudah dapat dipenuhi dari buah dan sayur yang dikonsumsi.
 
Tapi karena bayi menunjukkan penolakan terhadap makanan, maka pemenuhan akan vitamin dan mineral menjadi tidak maksimal. Dan saat bayi diberi vitamin dan kekurangan vitamin terpenuhi, umumnya daya kecap bayi membaik. Namun, konsultasikan sebelumnya kepada dokter apakah bayi perlu tambahan vitamin atau tidak. Selain itu tetaplah memberi asi sampai 2 tahun.

 

Informasi soal si kecil & menyusui follow twitter kami @sumberinfo_asi | http://www.asi.web.id | http://www.fastmobilepoint.com

bayi kuning, kenapa?

Bayi Kuning, kenapa?

Kuning pada bayi baru lahir disebut neonatal jaundice, adalah timbulnya warna kuning pada kulit dan jaringan tubuh lain pada bayi disebabkan peningkatan kadar bilirubin. Tidak perlu terlalu khawatir, perbanyak menyusui bisa jadi solusi paling ampuh untuk masalah ini. Namun, kuning pada bayi baru lahir tetap perlu dipantau.

Penyebab bayi kuning karena 2 hal : penyebab fisiologis ( peningkatan eritrosit, usia sel darah pendek, belum sempurnanya fungsi hati dalam mengolah bilirubin), dan penyebab patologis ( ibu & anak beda golongan darah, perbedaan resus, atau terjadinya infeksi/sepsis dan hepatitis).

Umumnya kuning karena penyebab fisiologis akan sembuh sendiri berangsur-angsur seiring dengan penyempurnaan fungsi hati. Namun, kuning karena patologis boleh dicurigai jika muncul kuning sebelum bayi berumur 24jam, ada tanda-tanda penyakit dasar (muntah, letargis, tidak mau menyusu, penurunan berat badan berlebih, instabilitas suhu tubuh), juga jika kuning menetap setelah usia 8 hari.

 

INFO SEPUTAR BAYI, MENYUSUI DAN PELANCAR ASI KLIK http://www.asi.web.id atau follow @sumberinfo_ASI